Jakarta, 2 November 2025 – Panggung Dewi Fashion Knights 2025 menjadi sorotan utama Jakarta Fashion Week (J budaya Indonesia, terinspirasi dari perjalanan panjang pelabuhan kuno Sumatra dan pengaruh transkultural di Nusantara.
Desainer Auguste Soesastro, yang mendirikan KRATON pada 2008, kembali menegaskan komitmennya mempromosikan seni dan budaya Indonesia ke panggung internasional. Koleksi ini menggabungkan teknik couture premium dengan elemen ready-to-wear yang praktis, menampilkan kain-kain berat seperti crepe heavyweight untuk jaket beskap hitam yang ikonik. "Made in The World" bukan sekadar pakaian, melainkan narasi tentang warisan tekstil dunia yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari Indonesia, dari batik UNESCO hingga pengaruh pelayaran kuno," ujar Soesastro dalam wawancara pasca-show, seperti dikutip dari situs resminya [augustesoesastro.com](https://augustesoesastro.com/).
Acara yang digelar di Pondok Indah Mall ini menampilkan lebih dari 20 look yang memadukan motif tradisional dengan sentuhan modern, termasuk bordir batik tulis dan sutra hijau berkilau yang melambangkan keharmonisan budaya. Penampilan ini melanjutkan evolusi KRATON, yang sebelumnya sukses dengan koleksi "Evolution Revolution" di Plaza Indonesia Men's Fashion Week 2024, di mana batik diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO.
Yang menjadi pusat perhatian adalah kehadiran aktor Nicholas Saputra sebagai tamu kehormatan. Saputra, dikenal dengan gaya understated dan minatnya pada desain, tampil elegan mengenakan potongan dari koleksi KRATON, mencuri sorotan di karpet merah. Penampilannya yang sederhana namun berkelas selaras dengan filosofi Soesastro, di mana fashion bukan hanya estetika, tapi juga pelestarian warisan. "Saya bangga melihat bagaimana KRATON membawa cerita Indonesia ke dunia," kata Saputra, menambah daya tarik acara yang dihadiri selebriti dan pakar mode Asia.
Dewi Fashion Knights 2025, yang ditutup dengan emosi tinggi, juga menampilkan desainer lain seperti Denny Wirawan dan Adrian Gan dalam tema "Indonesiana", menekankan perpaduan budaya Jawa dan modern. Acara ini memperkuat posisi JFW sebagai platform utama industri fashion Tanah Air, dengan distribusi selektif KRATON yang terus ekspansi globa.
Koleksi "Made in The World" kini tersedia secara terbatas melalui butik KRATON, menjanjikan kelanjutan misi pelestarian budaya melalui mode berkelanjutan.
0 Comments