Iklan

Kontroversi Wasit Selimuti Hasil Imbang Nottingham Forest Lawan Manchester United

Sunday, November 2, 2025, November 02, 2025 WIB Last Updated 2025-11-02T11:47:40Z
masukkan script iklan disini
Nottingham, 2 November 2025 – Nottingham Forest menyuarakan kemarahannya atas keputusan wasit yang kontroversial, yang menurut mereka telah merugikan tim dalam pertandingan Liga Primer melawan Manchester United yang berakhir imbang 2-2 di Stadion The City Ground pada Sabtu, 1 November 2025 [manutd.com],  Insiden ini menambah daftar panjang keluhan Forest terkait kinerja wasit dalam beberapa pertandingan terakhir.

Pertandingan tersebut menjadi sorotan utama setelah gol pembuka Manchester United yang dicetak oleh Casemiro di babak pertama berasal dari tendangan sudut yang dinilai tidak sah oleh kubu Forest.

Bek kanan Forest, Nicolo Savona, berusaha keras untuk menjaga bola tetap dalam permainan, namun asisten wasit Akil Howson memutuskan sebaliknya, yang kemudian berujung pada gol tersebut . Tayangan ulang menunjukkan bahwa keputusan tersebut patut dipertanyakan .

Manajer Nottingham Forest, Sean Dyche, mengungkapkan kekesalannya secara terbuka setelah pertandingan. Dyche berpendapat bahwa insiden tersebut merupakan "kesalahan besar" dan menyarankan agar sistem Video Assistant Referee (VAR) perlu memperluas jangkauannya untuk mengatasi keputusan-keputusan semacam ini.

Ini bukan kali pertama Forest merasa dirugikan oleh keputusan wasit; mereka juga mengajukan keluhan resmi kepada Professional Game Match Officials Limited (PGMOL) setelah kekalahan 3-2 dari Manchester United di Old Trafford pada musim sebelumnya.

Meskipun United berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Amad Diallo di menit ke-81, yang juga bertepatan dengan ulang tahun pertama Ruben Amorim sebagai manajer Manchester United, kontroversi seputar gol pembuka tetap menjadi topik hangat 

Pertandingan berakhir 2-2, di mana Nottingham Forest juga sempat unggul berkat gol Morgan Gibbs-White dan Nicolo Savona

Kritik terhadap wasit dan sistem VAR terus bergema di Liga Primer, dengan banyak pihak mendesak adanya perbaikan untuk memastikan keadilan dan integritas dalam setiap pertandingan.
Komentar

Tampilkan

Terkini