Jakarta, 11 Agustus 2025 – Djenggala Batik, jenama fesyen yang didirikan oleh Carolina Peni Indrawati pada tahun 2018, terus menunjukkan komitmennya dalam mengangkat kekayaan wastra Nusantara ke panggung dunia. Dengan visi memenuhi kebutuhan dan perkembangan batik di Indonesia, Djenggala Batik aktif berpartisipasi dalam berbagai ajang bergengsi, termasuk Indonesian Batik Heritage 2025 dan Festival Ragam Jakarta di Kota Kasablanka.
Pada Agustus 2025, Djenggala Batik menjadi bagian dari Parade Wastra Nusantara 2025 di Kota Kasablanka, sebuah perhelatan tahunan yang merayakan kemegahan kain tradisional Indonesia dengan tema "Keanggunan Wastra dalam Balutan Keseharian"
Acara ini tidak hanya menghadirkan pagelaran busana, tetapi juga kompetisi kreatif dan pertunjukan musik, menjadi platform penting bagi jenama seperti Djenggala Batik untuk mempromosikan desain terkini mereka yang memadukan warisan budaya dengan sentuhan modern.
Kehadiran Djenggala Batik juga terlihat di pameran-pameran besar seperti INACRAFT 2025, di mana mereka mempersembahkan koleksi pilihan yang memadukan warisan budaya dan tren mode kontemporer .
Melalui partisipasi ini, Djenggala Batik tidak hanya memperkenalkan keindahan batik dan tenun kepada masyarakat luas, tetapi juga berkontribusi pada upaya pelestarian dan pengembangan industri wastra di Indonesia.
Upaya Djenggala Batik sejalan dengan semangat "International Year of Batik" yang ditetapkan untuk periode 2024-2025, menandai pengakuan global terhadap batik sebagai seni tekstil mendunia. Semakin banyak desainer dan jenama lokal yang menghadirkan batik dan tenun dengan desain modern dan trendi, menarik minat generasi muda dan menjadikan wastra Nusantara lebih *wearable* untuk berbagai kesempatan, dari formal hingga kasual.
Dengan kehadiran daring melalui toko resmi di Tokopedia dan Instagram, Djenggala Batik semakin memperluas jangkauannya, memudahkan para pecinta batik untuk menemukan koleksi-koleksi terbaru mereka.
Langkah-langkah ini menegaskan komitmen Djenggala Batik untuk terus menjadi garda terdepan dalam mengangkat tenun dan batik Nusantara ke panggung dunia, sekaligus menunjukkan bahwa kain tradisional dapat menjadi bagian integral dari fesyen masa depan.
0 Comments